Situs resmi Japan Foundation menyebutkan, perayaan 25 tahun TIFF, The Japan Foundation mengundang tiga orang sutradara Indonesia; Garin Nugroho, Riri Riza dan Edwin untuk menghadiri festival film yang tahun ini berfokus pada film-film Indonesia.
Atambua 39° Celsius, film terbaru garapan Mira Lesmana dan Riri Reza akan ikut serta berkompetisi dan tayang perdana (world premiere) di festival yang diselenggarakan oleh Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang dan Pemerintah Kota Tokyo.
Di samping itu ada enam film Indonesia yang akan berkiprah antara lain Soegija (2012), Mata Tertutup (2011), Kebun Binatang (2012), Babi Buta yang Ingin Terbang (2008), Laskar Pelangi (2008), dan Sang Pemimpi (2009). Masing-masing dari kesemua film itu merupakan karya sutradara kawakan Garin Nugroho, Edwin, dan Riri Riza. Keenam film Indonesia itu tampil secara khusus di dalam Indonesian Express, sesi khusus pemutaran film-film Indonesia.
Sementara itu The Fandom Diary karya sutradara muda dari Indonesia Mouly Surya terpilih untuk ikut dalam project market di TIFFCOM 2012.
Festival Film Tokyo (TIFF) merupakan satu-satunya Festival Film Jepang yang mendapatkan akreditasi dari International Federation of Film Producers Associations (FIAPF). Festival ini memegang peranan dalam perindustrian film serta budaya Jepang sejak dibentuk pada tahun 1985. Festival ini dinilai bergengsi dan inspiratif. Ia termasuk salah satu dari empat festival film utama di dunia, selain festival Cannes (Prancis), Venesia (Italia), dan Berlin (Jerman).
No comments:
Post a Comment