Wednesday, October 10, 2012

'Hey Jude' Dinobatkan sebagai Rujukan Karya Sastra



Hey Jude, sebuah lagu dari band legendaris The Beatles masuk dalam daftar lagu yang paling banyak direferensikan di bidang studi sastra. Seperti ditulis dalam situs NME pada Selasa (9/10), lagu balada yang ditulis Paul McCartney ini awalnya berjudul Hey Jules.
Lagu ini ditujukan untuk menghibur putra John Lennon, Julian, yang sedang stres menghadapi perceraian kedua orangtuanya pada 1968. Lennon dan istrinya, Cynthia Lennon bercerai karena Lennon berselingkuh dengan Yoko Ono. Beberapa hari kemudian, Paul mengunjungi Julian dan di sepanjang perjalananlah akhirnya lagu Hey Jude tercipta.
Pada awalnya Paul menulis lirik awal lagu ini berbunyi 'Hei Jules, don't make it bad, take a sad song and make it better'. Tetapi Paul menggantinya menjadi Hey Jude karena ia berpikir akan terdengar lebih baik. Paul tahu persoalan ini tak akan mudah diterima oleh Julian. Karenanya, ia menyatakan ikut bersedih dengan anak-anak yang menjadi korban perceraian. Tapi Julian baru mengetahui kalau lagu Hey Jude dibuat untuknya sekitar 20 tahun setelah lagu ini dibuat.

Lagu berdurasi tujuh menit ini juga dinyatakan sebagai lagu dengan durasi terpanjang di tangga lagu Inggris.Lagu ini juga bertengger selama sembilan minggu di posisi puncak di tangga lagu Amerika Serikat dan telah terjual sekitar 8 juta kopi. Karenanya, lagu ini dinobatkan sebagai lagu terbaik sepanjang masa.
The Beatles merekam Hey Jude di Studio Abbey Road selama dua hari. Mereka harus merekamnya sebanyak 25 kali. Lagu ini selesai pada 1 Agustus dengan iringan orkestra.
Selain Hey Jude, lagu yang dinobatkan sebagai lagu paling direferensikan dalam karya sastra adalah Heartbreak Hotel milik mendiang Elvis Presley yang menempati urutan kedua, Sedangkan di posisi ketiga adalah Stairway to Heaven yang dipopulerkan band rock asal Inggris Led Zeppelin.

No comments:

Post a Comment